SUARA CIREBON – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon menyalurkan bantuan sekitar 16,83 ton beras kepada keluarga rentan secara ekonomi di delapan desa. Bantuan yang bersumber dari cadangan pangan pemerintah tersebut menyasar desa-desa yang masuk kategori rentan pangan berdasarkan hasil pemetaan tahun 2025.
Kepala Bidang Ketersediaan, Kerawanan dan Distribusi Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Cirebon, Muchamad Muslih, mengatakan penetapan desa sasaran mengacu pada metode penilaian baru dengan menggunakan 11 indikator.
“Di tahun 2025 itu kita ada metode yang baru dengan 11 indikator. Dari hasil penilaian, ada delapan desa yang cukup rentan pangan,” kata Muslih, Selasa (27/10/2026).
Delapan desa tersebut yakni Cilukrak dan Kepuh di Kecamatan Palimanan, Sarabau di Kecamatan Plered, Megu Gede dan Tegalwangi di Kecamatan Weru, Cigobang di Kecamatan Pasaleman, Depok di Kecamatan Depok, serta Penpen di Kecamatan Mundu.
Menurut Muslih, setiap desa mendapat alokasi bantuan untuk sekitar 200 kepala keluarga (KK). Penerima diprioritaskan dari kelompok desil 1 hingga 4 yang belum pernah menerima bantuan sosial lainnya.
Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap. Desa Cilukrak dan Kepuh telah menerima bantuan pada Jumat sebelumnya, sedangkan penyaluran di desa lain dijadwalkan menyusul.
“Hari ini kita akan menyalurkan bantuan ke Desa Tegalwangi dan Desa Depok. Dijadwalkan dalam minggu-minggu ini penyaluran bantuan beras untuk seluruh desa yang belum tersalurkan bantuannya,” ujarnya.
Muslih menjelaskan, hasil penghitungan dan pemutakhiran data pada 2026 menunjukkan tidak ada desa di Kabupaten Cirebon yang masuk kategori rentan pangan.
Setiap tahun, DKPP melakukan evaluasi dan pemutakhiran data untuk memantau kondisi ketahanan pangan di seluruh desa. Sejumlah desa yang sebelumnya masuk kategori rentan pangan kini tidak lagi berada dalam kategori tersebut berdasarkan hasil pembaruan data.
“Kami pantau perkembangannya, dan hasilnya sekarang sudah tidak masuk kategori desa rentan pangan,” ungkapnya.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















