by

Perlintasan Kereta Bikin Macet, Menhub Wacanakan Bangun Fly Over di Kota Cirebon

KOTA CIREBON, SC- Lalu lintas kereta api di wilayah Kota Cirebon atau Daerah Operasi 3 Cirebon merupakan yang tersibuk dikarenakan adanya doubel track sejak beberapa tahun lalu. Tak hanya itu, di setiap 7 menit sekali kereta api melintas sehingga menimbulkan kepadatan arus kendaraan.

Terkait hal itu, Kementrian Perhubungan (Kemenhub) RI telah mewacanakan untuk membangun jalur layang atau fly over kereta api di Kota Cirebon. Hal tersebut untuk mengatasi kepadatan arus kendaraan, khususnya di perlintasan sebidang.

Pada kesempatan kunjungan kerjanya ke Cirebon Kota, Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi, mengatakan, jalur kereta api tersebut akan dibangun di atas jalan raya.

“Nanti jalur kereta api dinaikkan ke atas sehingga tidak ada lagi kemacetan di Kota Cirebon,” ujar Budi saat ditemui di Stasiun Cirebon, Selasa (31/12).

Diakui Budi, perlintas kereta api di Kota Cirebon merupakan paling tersibuk. Setiap tahunnya atau pada momen-momen tertentu seperti libur akhir tahun atau lebaran, setiap harinya jumlah kereta api yang melintas juga bertambah.

Ia mengatakan selama masa angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 ini, sekitar 190 kereta api melintas di wilayah Kota Cirebon setiap harinya.

“Kalau dirata-ratakan ada kereta api yang melintasi Kota Cirebon setiap tujuh menit sekali,” katanya.

Ditempat terpisah, Walikota Cirebon Drs H Narshrudin Azis menyambut baik wacana Menhub RI yang akan membangun fly over untuk perlintasan kereta api di Kota Cirebon.

“Alhamdulillah sangat senang sekali kalau Kemenhub benar-benar ingi membangun itu, karena Kota Cirebon ini sudah menjadi kota yang padat, karena posisinya ada diperlintasan,”katanya saat ditemu Harian Umum Suara Cirebon, di ruangan kerjanya.

Diakui Azis, Kota Cirebon termasuk wilayah yang sangat cukup sering dilintasi kereta api setiap harinya, sehingga menjadi salah satu faktor penyebab kemacetan.

“Salah satu penyebab kemacetan nya adalah frekuensi kereta api yang melintas ke Cirebon itu hampir setiap hari dan 7 menit sekali dan lintasannya di daerah yang banyak perniagaan,” ujar Azis.

Dengan wacana Menhub RI yang akan membangun fly over untuk perlintasan kereta api, dikatakan Azis, itu suatu bentuk perhatian dari pemerintah pusat terhadap Kota Cirebon.

“Karena pemerintah pusat melihat potensi Cirebon, sehingga memang ini penanganan harus dibantu oleh pemerintah pusat. Semoga apa yang Menhub sampaikan bisa segera diwujudkan di Kota Cirebon,” tandasnya. (M Surya)

Comment