by

Komisi I DPRD Kota Cirebon Bahas Rencana Kerja 2021 Bersama Dishub

KOTA CIREBON, SC- Sejumlah program unggulan yang dimiliki Pemerintah Kota Cirebon batal direalisasikan akibat pandemi Covid-19. Seperti salahsatunya program Penerangan Jalan Umum (PJU) di Dinas Perhubungan (Dishub). Untuk itu, program ini menjadi perhatian Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cirebon.

Anggota Komisi I DPRD Kota Cirebon, R Endah Arisyanasakanti SH menyampaikan, terdapat sejumlah PJU yang padam di sejumlah titik di wilayah Kota Cirebon, maupun jalan provinsi. Sehingga kondisi ini mendapat keluhan dari masyarakat, terutama para pengguna jalan karena mengurangi jarak pandang saat berkendara saat malam hari. Bahkan, banyak juga PJU yang tertutup ranting pohon.

“PJU beberapa di antaranya ada yang mati, bahkan tertutup ranting. Kami berharap ada sinergi antara Dishub dengan instansi terkait lainnya untuk mengatasi hal itu,” kata Endah.

BACA JUGA: Pimpinan DPRD Kota Cirebon Lakukan Reses Door to Door ke Rumah Warga

Dia memahami bahwa pergantian lampu PJU di jalan provinsi bukan kewenangan Dishub Kota Cirebon. Kendati demikian, perlu ada tindak lanjut dari dinas teknis untuk menyampaikan persoalan tersebut.

Sementara itu, Kepala Dishub Kota Cirebon, Ir H Yoyon Indrayana MT menjelaskan, pembahasan rencana kerja tahun 2021 ini dilakukan karena banyak program yang tidak bisa berjalan akibat adanya refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19.

BACA JUGA: Pesisir Jadi Cluster Baru Penyebaran Covid-19 di Kota Cirebon

Direncanakan, untuk tahun 2021 akan ada penambahan 200 titik PJU baru di Kota Cirebon dengan kualitas lampu LED. Yoyon mengungkapkan, dari 8.000 lebih lampu PJU yang tersedia, baru sekitar 1.500 saja yang sudah diganti dengan LED. Penggantian lampu konvensional menjadi LED bisa menghemat anggaran sekitar lebih Rp200 juta per tahun.

“Semoga jika Covid-19 selesai, kami bisa melanjutkan program yang tertunda di tahun ini akibat refocusing anggaran. Anggaran yang disediakan untuk penambahan PJU tahun depan direncanakan sebesar Rp9 miliar,” katanya. (M. Surya)

Comment