by

Cirebon Darurat Ruang Perawatan Covid-19

Mayoritas Rumah Sakit dalam Kondisi Overload Pasien Covid

KABUPATEN CIREBON, SC- Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Hj Enny Suhaeni menyampaikan, ruang isolasi untuk pasien Covid-19 di rumah sakit yang ada di Kabupaten Cirebon, saat ini kondisinya penuh.

Enny menyebut, mulai dari RSUD Arjawinangun, RSUD Waled, Rumah Sakit Mitra Plumbon (RSMP), Rumah Sakit Permata dan Rumah Sakit Pertamina, hampir semua tidak menyisakan tempat kosong untuk isolasi, karena semua ruang dan tempat tidur terisi pasien Covid-19.

“Rata-rata sudah overload, seperti RSUD Waled menyisakan 13 tempat tidur, RSUD Arjawinangun full, RSMP full, RS Permata menyisakan 4 tempat tidur dan Pertamina menyisakan 1 tempat tidur,” kata Enny, Kamis (3/12/2020).

Sementara itu, pelayaan Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arjawinangun ditutup sementara. Kebijakan lockdown ruang IGD tersebut ditempuh, menyusul lima tenaga kesehatan (nakes) RSUD Arjawinangun yang bertugas di ruang tersebut, dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Direktur RSUD Arjawinangun, dr Bambang Sumardi mengatakan, penutupan sementara ruang pelayanan IGD dilakukan selama tiga hari, terhitung sejak Kamis (3/12/2020) kemarin.

“Mulai hari ini (kemarin, red) mohon izin kita agak berduka sebenarnya, mulai tanggal 3 sampai tanggal 5 (Desember) mengajukan lockdown untuk ruang IGD karena ada beberapa petugas yang positif,” kata Bambang, Kamis (3/12/2020).

Selain lima orang nakes yang sudah dinyatakan positif Covid-19, menurut Bambang, ada lima nakes lainnya yang sudah dilakukan pemeriksaan swab dan sedang menunggu hasilnya. Menurutnya, kelima nakes positif itu, kini sedang menjalani perawatan di ruang perawatan Covid-19 RSUD setempat.

“Di ruang perawatan Covid-19 RS Arjawinangun, itu (karena) perawat (terkonfirmasi positif Covid-19) bergejala semua,” papar Bambang.

Untuk kasus-kasus darurat selama ruang IGD lockdown, sambung Bambang, penanganannya akan dialihkan ke RS lain. Hal itu bahkan sudah dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan, kecamatan dan desa-desa di wilayah RSUD Arjawimangun.

“Kalau ada kasus-kasus darurat dialihkan ke RS yang lain dulu, karena kita lagi steril dulu,” jelasnya.

BACA JUGA: Bupati Cirebon Positif Covid-19

Ditambahkan Bambang, saat ini kapasitas ruangan di RSUD Arjawinangun sudah terisi penuh. Mayoritas pasien Covid-19 yang dirawat merupakan pasien bergejala dan didominasi gejala gangguan saluran pernafasan. Bahkan, saat ini sebanyak lima pasien sudah masuk dalam waiting list atau daftar tunggu.

“Seluruh tempat tidur, jumlah totalnya ada 52 seluruhnya penuh. Bahkan ada 5 pasien yang sudah waiting list,” ungkapnya. (Islah)

Comment