by

Pasar Becek, Pengunjung Berkurang

MAJALENGKA, SC- Pedagang  Pasar Sindangkasih, Majalengka mengeluhkan jumlah pembeli yang dinilai menurun. Kondisi tersebut dirasakan pedagang seiring makin tingginya intensitas hujan di wilayah Majalengka.

Kondisi pasar yang becek serta banyaknya sarana pendukung yang tidak memadai dituding menjadi penyebab berkurangnya minat warga untuk berbelanja  ke salah satu pasar tradisional milik Pemerintah Kabupaten Majalengka tersebut.Pedagang  juga mengaku terkadang kesulitan menggelar barang dagangannya karena kondisi pasar yang becek.

Pedagang sayuran, Dadang mengungkapkan, hujan yang turun hampir setiap hari membuat omset penjualannya menurun. Padahal harga sayuran saat ini tidak ada kenaikan,harga kembali normal setelah sempat naik menjelang Natal dan tahun baru (Nataru).

“Sudah lebih sepekan ini penjualan tidak seperti biasanya, bahkan cenderung menurun, padahal harga sudah normal,” ujarnya, Selasa (12/1/2021).

Hal senada dikatakan Jajang, penjual peralatan rumah tangga yang biasa menggelar barang dagangannya di depan pasar. Menurut dia, pada hari libur seperti Sabtu dan Minggu biasanya jumlah pengujung pasar meningkat dibandingkan  hari biasa.Namun hal itu tidak terlihat  pada hari libur kemarin. Hujan yang mengguyur mengguyur Majalengka sepanjang malam membuat jumlah pengujung pasar tidak seramai  biasanya, meski hari libur.

Ia menduga sepinya pengunjung karena warga malas untuk  keluar rumah serta kondisi pasar yang becek setiap kali turun hujan.”Karena hujan yang terus menurus saya juga kesulitan untuk menggelar barang dagangan,” keluhnya.

Sementara itu seorang pengunjung pasar, Yudi mengatakan,kumuhnya pasar serta kondisi cuaca yang tidak bersahabat sebenarnya membuatnya malas untuk berbelanja. Namun karena persediaan kebutuhan dirumahnya  sudah habis  terpaksa harus berbelanja ke pasar.

BACA JUGA: Jelang Tahun Baru Harga Sejumlah Komoditi di Pasar Tradisional Meroket

“Sebetulnya malas, tetapi bagaimana lagi, tukang sayur  yang biasa keliling di tempat kami ditunggu-tunggu tidak kunjung datang, sehingga terpaksa saya minta antar pada anak saya untuk belanja langsung ke sini,” akunya.

Dari pantauan kondisi Pasar Sindangkasih Majalengka pada musim hujan semakin terlihat kumuh, terlebih pada bagian dalam pasar. Genangan air terlihat di hampir semua bagian,begitu juga dengan sampah yang terlihat berserakan sehingga membuat suasana kurang nyaman. (Dins)

Comment