by

Terkait Banjir, FKKC Waled Curhat ke Bupati

KABUPATEN CIREBON, SC- Forum Komunikasi Kuwu Kabupten Cirebon (FKKC) Kecamatan Waled, melakukan silahturahmi ke Bupati Cirebon, Drs. H. Imron Rosyadi, M.Ag., bertempat di rumah dinas bupati, Minggu (24/01/2021). 

Rombongan kuwu yang tergabung di dalam FKKC Kecamatan Waled disambut hangat Bupati Cirebon Bupati Imron.  Dalam ajang silaturahmi tersebut berbagai permasalahan yang ada di wilayah Kecamatan Waled  disampaikan langsung ke Bupati Cirebon.

“Kami sampaikan apa yang menjadi keluhan kami di wilayah Kecamatan Waled, layaknya  seorang anak  yang curhat kepada bapaknya, yang  penuh dengan nuansa kekeluargaan, dan  begitu akrab antara Bupati dengan kami,” kata Kuwu Ambit, Nurwandi.

Lanjut Nurwandi, yang juga sebagai Ketua FKKC Kecamatan Waled, pada dasarnya agenda silahturahmi ini  sudah lama direncanakan, akan tetapi karena kesibukan masing-masing, dan baru bisa terlaksana pada Minggu kemarin.

Sementara itu, Kuwu Cikulak, Kecamatan Waled, Yusnaedi dalam kesempatan tersebut menyampaikan beberapa persoalan dan permasalahan  yang berkaitan dengan desa di Kecamatan Waled. Salah satu permasalahan yang menjadi sorotan semua kuwu  di antaranya bagaimana  mencari  solusi terbaik dalam penanggulangan banjir yang kerap melanda sebagian wilayah Kecamatan Waled. 

Dalam pertemuan tersebut dirinya berharap  Bupati Cirebon untuk  dapat memfasilitasi dan menjebatani akan keinginan FKKC Waled kepada pihak terkait, terlebih menurutnya, sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS)  Ciberes, yang merupakan kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk dilakukan normalisasi berkala dari hulu hingga hilir, serta adanya pengerukan sedimentasi bendungan Ambit.

Selain  solusi normalisasi itu sendiri, pihaknya dalam hal ini, mengusulkan dalam mengurangi debit Sungai Ciberes, dengan adanya pembuatan embung di wilayah Desa Waleddesa dan Waledasem. Tentunya akan banyak manfaat dari adanya embung tersebut, sekaligus dapat berfungsi untuk menjaga ketersediaan air di musim kemarau untuk lahan pertanian di wilayah Cirebon timur. 

“Dengan adanya embung, tentunya akan banyak manfaat yang  dirasakan masyarakat sekitar embung tersebut, embung pun akan menjadi destinasi wisata baru, selain yang saat ini sudah ada yakni wisata Ajimut dan bukit Maneungteung. 

Tentunya ini akan meningkatkan sektor ekonomi masyarakat,” ungkap Yusnaedi, kepada Suara Cirebon Senin, (25/01/2021).

BACA JUGA: PDIP Kabupaten Cirebon Bantu Warga Terdampak Banjir Suranenggala

Selain itu, lanjut dia, dampak lain dari seringnya wilayah Kecamatan Waled terendam banjir, jelas berdampak pada sektor infrastruktur yang ada. Pihak FKKC mengharapkan adanya perbaikan jalan yang rusak, hal ini merupakan permasalahan yang melanda wilayah Waled. Adanya silahturahmi bersama Bupati Cirebon ini, diharapkan dapat bermanfaat dan segera mendapatkan solusi terbaik  dalam penanggulangan banjir, sampah maupun berbagai permasalahan yang ada di wilayah Kecamatan Waled.  

“Alhamdulillah, Bapak Bupati Imron, merespon baik  dan dalam waktu dekat, beliau siap memfasilitasi dan mengakomodir semua usulan dari FKKC Kecamatan Waled,” pungkasnya. (Baim)

Comment