by

Pengunjung Pasar Sandang Tegalgubug Abaikan Prokes

KABUPATEN CIREBON, SC- Jelang Hari Raya Idul Fitri tahun ini pengunjung Pasar Sandang Tegalgubug, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon yang datang dari berbagai daerah tampak memadati area pasar, Selasa (4/5/2021). Kondisi tersebut, tak ayal menimbulkan kekhawatiran banyak pihak akan munculnya klaster baru penyebaran Covid-19.

Pantauan Suara Cirebon di lokasi, pengunjung tampak saling berdesakan di jalan utama pasar tersebut. Mirisnya, tak sedikit pengunjung yang abai terhadap protokol kesehatan (Prokes), salah satunya adalah tidak memakai masker.

Wakil Kepala Pasar Sandang Tegalgubug, Hasyim Syaerozie, mengatakan, kepadatan pengunjung di hari pasaran Selasa (4/5/2021) kemarin, sudah turun drastis. Ia menyebut, situasi Pasar Tegalgubug pada satu minggu jelang Lebaran sudah cukup lengang.

Menurut Hasyim, puncak kepadatan pengunjung Pasar Sandang Tegalgubug sudah terjadi pada hari pasaran Sabtu (1/5/2021) lalu.

“Kalau hari ini (kemarin, red) pasar sudah lengang, puncaknya itu pada hari pasaran Sabtu sebelumnya. Makanya tugas kami juga sekarang sudah santai,” kata Hasyim kepada Suara Cirebon.

Dijelaskan Hasyim, kondisi pasar yang lengang dan cenderung sepi pengunjung itu juga terjadi karena Satgas Penanganan Covid-19 turun memberikan imbauan pentingnya penerapan prokes. Bahkan, kata dia, Satgas Covid-19 juga tak ragu membubarkan kerumunan pengunjung di tengah pasar tersebut. Hal tersebut dilakukan dalam rangka Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro.

“Bahkan dari kami sendiri selaku pengurus pasar terus menerus mengimbau agar pengunjung dan pedagang terap menerapkan Prokes. Kami sampaikan itu melalui pengeras suara setiap 10 menit sekali. Dan kami juga membagikan masker gratis untuk pengunjung yang tidak memakai masker,” paparnya.

Diberitakan sebelumnya, Bupati Cirebon, H Imron MAg mengaku sudah meminta kepada Satgas Penanganan Covid-19 tingkat kecamatan dan tingkat desa untuk turun bersama-sama dengan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten melakukan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dari klaster belanja.

“Berkaca dari Pasar Tanah Abang (Jakarta, red), makanya sebelumnya satgas kecamatan dan desa yuk sama-sama kita turun. Mudah-mudahan tidak terjadi (klaster belanja, red),” kata Imron kepada Suara Cirebon, Senin (3/5/2021).

BACA JUGA: Waspadai Klaster Belanja Lebaran

Karena itu, Imron meminta kepada masyarakat agar bisa bekerja sama dengan Satgas Penanganan Covid-19. Caranya, dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes), yakni memakai masker, mencuci tangan sesering mungkin, menjaga jarak, menghindari kerumunan saat belanja di pasar tersebut.

“Kita bersama Satgas bekerjasama dengan masyarakat agar ekonomi tetap jalan tapi prokes tetap diterapkan. Karena kesehatan itu utama dan ekonomi juga utama. Jadi sama-sama, bagaimana kita bekerja meningkatkan ekonomi tapi kesehatan tetap dijaga,” ungkapnya. (Islah)

Comment