by

Vaksinasi Mulai Sasar Ibu Hamil

KABUPATEN CIREBON, SC- Vaksinasi bagi ibu hamil di Kabupaten Cirebon telah dimulai. Kegiatan tersebut sudah dilaunching di RSUD Waled dan dilaksanakan serentak di 26 Puskesmas yang sudah disiapkan.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Cirebon, Hj Enny Suhaeni melalui Kasi Imunisasi dan Surveilans Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dendi Hamdi, mengatakan, pelaksanaan vaksinasi ibu hamil dilakukan secara serentak di seluruh kabupaten dan kota atas instruksi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

Menurut Dendi, di Kabupaten Cirebon vaksinasi bagi ibu hamil sudah launching di RSUD Waled dan pada tataran pelaksanaan dilakukan secara serentak di 26 puskesmas.

“Secara keseluruhan di kota/kabupaten se-Jawa Barat sudah dimulai pekan lalu. Di kami sendiri (Kabupaten Cirebon, red) juga sudah berlangsung yang launchingnya dilakukan di RSUD Waled pada hari Rabu 25 Agustus 2021,” kata Dendi.

Menurutnya, target vaksinasi pada hari pertama yang berlangsung di RSUD Waled, sebanyak 260 ibu hamil. Sedangkan target secara keseluruhan, lanjut dia, ialah sebanyak  11.381 ibu hamil.

“Setelah launching kemarin, vaksinasinya di masing-masing fasyankes. Sementara untuk ketersediaan vaksinnya sendiri tentunya kami menyesuaikan dengan kebutuhan yang ada,” paparnya. 

Diterangkan Dendi, bagi ibu hamil yang ingin divaksinasi Covid-19, bisa menghubungi kelompok bidan atau ke rumah sakit dengan melakukan pendaftaran terlebih dahulu. Namun dengan syarat, usia kandungan ibu hamil tersebut dari 13 minggu sampai 34 minggu.

BACA JUGA: Vaksin Booster untuk Nakes Dimulai

Sedangkan syarat lainnya, masih sama seperti kalangan lainnya yaitu berbadan sehat. Kecuali punya komorbid, maka harus terkontrol dan diperbolehkan oleh dokter.

“Untuk syarat lainnya sama persis seperti umum saja, sebelumnya dilakukan screening dulu oleh petugas nakes kami. Jika tidak memenuhi syarat ya jangan dulu. Tapi kalau lolos baru bisa dilaksanakan. Vaksinasi ibu hamil ini melibatkan Dinkes, POGI, IBI dan PPKB,” ungkapnya. (Islah)

Comment