SUARA CIREBON – Keluhan warga terkait lamanya proses uji KIR kendaraan di Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cirebon, beberapa hari lalu, ramai diperbincangkan di media sosial.
Hal itu setelah akun Facebook Bahrul Ulum mengunggah pengalaman antre berjam-jam saat mengurus perpanjangan KIR.
Dalam unggahannya, Bahrul mengeluhkan lamanya proses sejak pendaftaran hingga menunggu hasil uji kendaraan. Ia menyebut, waktu tunggu bisa mencapai seharian meski jumlah kendaraan yang antre tidak terlalu banyak.
Keluhan Bahrul tersebut memancing respons luas dari warganet. Respons atas unggahan keluhan uji KIR itu tercatat mendapat ratusan interaksi, mulai dari tanda suka, komentar, hingga dibagikan ulang. Mayoritas komentar berisi pengalaman serupa, yakni lambannya pelayanan KIR di Kabupaten Cirebon.
Menanggapi hal itu, Kasi Pengujian Sarana pada Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dishub Kabupaten Cirebon, Diyanto, mengakui adanya kendala teknis saat pelayanan berlangsung.
“Alhamdulillah dengan adanya masukan lewat media sosial itu berarti itu ada masukan-masukan positif bagi kita, tapi intinya sih memang pada saat itu aplikasi error, dalam arti error ini jaringan itu tidak mendukung saat itu,” ujar Diyanto, Rabu, 6 Mei 2026.
Menurut Diyanto, layanan uji KIR sangat bergantung pada sistem jaringan dan aplikasi. Ketika terjadi gangguan, proses pelayanan menjadi terhambat.
“Pelayanan kita ini di uji kendaraan itu 100 persen didukung jaringan sama aplikasi. Kalau misalnya aplikasi tersebut tidak mendukung atau tidak berjalan, tetap kita melayani pakai manual,” katanya.
Langkah pelayanan manual dilakukan agar masyarakat tetap terlayani dan tidak kecewa meski terjadi gangguan sistem.
“Jangan sampai masyarakat yang datang yang mau diuji itu merasa kecewa. Makanya apabila ada aplikasi error atau gangguan kita melakukan pelayanan manual, itu jadi kendala cuma itu saja,” ucapnya.
Diyanto mengatakan, gangguan jaringan tidak hanya terjadi sekali, namun biasanya berlangsung singkat. Berbeda dengan kejadian yang sempat viral, gangguan saat itu berlangsung cukup lama, hampir dua jam.
“Gangguan itu tidak hanya hari itu saja, dulu kemarin-kemarin juga pernah, cuma tidak lama, yang kemarin itu agak lama, hampir dua jam, setelah itu normal lagi, kami pakai aplikasi seperti biasa,” jelasnya.
Menurutnya, faktor cuaca turut memengaruhi kestabilan jaringan, sehingga berdampak pada kelancaran pelayanan di lapangan.
Pihaknya mengimbau masyarakat yang hendak melakukan uji KIR untuk datang langsung ke lokasi pelayanan tanpa melalui perantara atau calo.
“Pelayanan dilakukan secara terbuka untuk menghindari praktik percaloan agar proses berjalan sesuai ketentuan,” pungkasnya.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.



















