SUARA CIREBON – Sebanyak 513 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon menjadi sasaran kegiatan profiling atau pemetaan potensi dan kompetensi yang diselenggarakan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Kegiatan ini bertujuan melengkapi data ASN sebagai dasar penerapan manajemen talenta, pengembangan karier, dan pengisian jabatan.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Cirebon, Selasa, 27 Oktober 2026. Peserta terdiri atas pejabat pimpinan tinggi pratama atau setara eselon II, pejabat struktural eselon III dan IV, serta pejabat fungsional yang belum memiliki hasil asesmen kompetensi dan potensi.
Kepala Bidang Pengembangan Karier dan Kepangkatan BKPSDM Kabupaten Cirebon, Prio Ilham Muttaqien, mengatakan kegiatan ini diprioritaskan bagi ASN yang data kompetensi dan potensinya belum tersedia dalam sistem BKN.
Dari total 513 peserta, sebanyak 31 orang merupakan pejabat pimpinan tinggi pratama dan 82 orang berasal dari kelompok pejabat struktural eselon III dan IV. Sementara peserta lainnya merupakan ASN jabatan fungsional yang belum mengikuti asesmen.
“Untuk eselon III dan IV, khususnya yang baru promosi, level kompetensi mereka belum tersedia. Begitu juga untuk pejabat eselon II yang belum memiliki data kompetensi dan potensi. Karena itu, mereka diikutsertakan dalam profiling ini,” ujar Prio.
Ia menjelaskan, pemetaan dilakukan berdasarkan level jabatan yang sedang diduduki masing-masing ASN. Hasilnya akan melengkapi data kompetensi dan potensi pegawai untuk mendukung perencanaan pengembangan karier serta penempatan jabatan sesuai kebutuhan organisasi.
Menurut Prio, manajemen talenta membutuhkan data yang memadai mengenai kinerja, potensi, dan kompetensi setiap ASN. Karena itu, profiling difokuskan kepada pegawai yang belum memiliki hasil penilaian, sedangkan ASN yang telah mengikuti asesmen sebelumnya tetap menggunakan data yang sudah terintegrasi dalam aplikasi BKN.
“Data kompetensi harus tersedia seluruhnya. Sebagian ASN sudah mengikuti asesmen yang dilaksanakan BKPSDM pada tahun sebelumnya dan hasilnya telah terintegrasi ke aplikasi BKN. Sekarang, profiling difokuskan kepada ASN yang data potensi dan kompetensinya belum tersedia,” jelasnya.
Prio menambahkan, pemetaan manajemen talenta mencakup dua aspek utama, yakni kinerja dan potensi. Kinerja antara lain dinilai melalui Sasaran Kinerja Pegawai (SKP), penghargaan, penilaian 360 derajat, serta penugasan dalam tim. Sementara itu, aspek potensi mencakup kualifikasi, nilai potensi, dan kompetensi.
Ketersediaan data tersebut diharapkan membantu pemerintah daerah memetakan kesesuaian pegawai dengan kebutuhan jabatan sekaligus menyusun rencana pengembangan karier secara lebih terukur.
“Kalau profil kompetensi dan potensinya belum ada, pemetaan manajemen talentanya juga belum bisa dilakukan secara optimal. Karena itu, data ini penting sebagai salah satu dasar dalam proses pengisian jabatan ke depan,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, BKN menggunakan metode Computer Assisted Competency Test (CACT). Metode ini berbeda dengan assessment center yang selama ini dilaksanakan BKPSDM Kabupaten Cirebon. Pada assessment center, penilaian dapat mencakup wawancara, diskusi kelompok, dan penyusunan makalah, sedangkan CACT menggunakan instrumen tes berbantuan komputer untuk memetakan potensi dan kompetensi peserta.
Prio menegaskan, kegiatan tersebut bukan asesmen ulang bagi seluruh ASN. Peserta dipilih berdasarkan kebutuhan pemenuhan data kompetensi dan potensi yang belum tersedia dalam sistem.
Pelaksanaan profiling dijadwalkan berlangsung hingga Jumat (30/10/2026), dengan dua sesi setiap hari, yakni pagi dan siang. Peserta dibagi berdasarkan kelompok jabatan, mulai dari pejabat eselon II, eselon III dan IV, hingga ASN fungsional.
Melalui kegiatan ini, BKPSDM Kabupaten Cirebon berharap data potensi dan kompetensi ASN semakin lengkap sehingga penerapan manajemen talenta dapat mendukung pengembangan karier dan penempatan pegawai secara lebih terukur sesuai kompetensinya.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















