by

Pemdes Kedungbunder Ingin Wujudkan Ekowisata Hutan Bambu

KABUPATEN CIREBON, SC- Grow Up Institute bekerjasama dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Kedungbunder, Kecamatan Gempol serta Indocement dalam program pemberdayaan potensi desa berupa sungai dan hutan bambu menjadi edu–ecowisata hutan bambu melaksanakan kegiatan bersih-bersih sungai sepanjang 3 Km dan lahan bambu di sepanjang sisi kanan dan kiri sungai.

Kuwu Kedungbunder, Ardiman mengatakan program pemberdayaan potensi desa berupa ekowisata hutan bambu di Desa Kedungbunder ini adalah langkah serius dan kongkret dari Pemdes Kedungbunder untuk menyelesaikannya yang berlokasi di Blok Penawuan.

Menurut Kuwu Ardiman, ini sebagai langkah awal seperti yang dilakukan pada hari ini bersih-bersih sungai sepanjang 3 Km serta lahan bambu di sepanjang sisi  sungai bekerjasama dengan Grow Up Institute serta masyarakat akan dituntaskan agar dari segi tatanan estetika suasana lebih bersih.

“Saya sebagai Kuwu Kedungbunder sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Grow Up Institute yang telah bekerjasama dengan Pemdes Kedungbunder serta masyarakat yang telah membantu di dalam kegiatan ini untuk mewujudkan edu – ecowisata hutan bambu, insya Allah saya akan terus mengambil langkah-langkah agar suksesi untuk mewujudkan edu – ecowisata hutan bambu Desa Kedungbunder dapat terwujud,” jelasnya, Minggu (12/9/2021).

Sementara itu, perwakilan dari Grow Up Institute, Dr. Nurul Chamidah mengatakan pihaknya pada hari ini mulai melaksanakan kegiatan bersih-bersih sungai dan lahan bambu untuk menciptakan potensi desa berupa sungai dan hutan bambu menjadi edu–ecowisata hutan bambu secara bertahap.

“Saya berharap dengan dilaksanakan kegiatan bersih bersih sungai dan lahan bambu masyarakat dapat tergerak hatinya untuk sadar dan tidak buang sampah sembarangan dan juga harus ikut mendukung program yang telah direncanakan oleh Pemerintah Desa Kedungbunder. Kami Grow Up Institute akan terus berupaya berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Desa Kedungbunder,” katanya.

Nurul menyenut butuh dukungan semua pihak untuk peduli dengan lingkungan, termasuk salah satunya sungai dan lahan hutan bamboo.  Semoga gagasan dan rencana pencanangan program edu – ecowisata hutan bambu Desa Kedungbunder dapat terwujud sehingga bisa meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA: Pemdes Sukadana Buka Loker Perangkat Desa

Perwakilan dari Indocement, Misnen mengatakan, pihaknya di undang oleh Pemerintah Desa Kedungbunder yang bekerjasama dengan Grow Up Institute untuk melakukan aksi giat bersih sungai guna mengembangkan potensi suatu wisata hutan bambu. Iini adalah langkah awal dari Pemdes dan merupakan kegiatan yang sangat bagus serta bermanfaat terutama yang tadinya tempat yang kurang produktif sehingga bisa dimanfaatkan. Ke depan ekonomi masyarakat bisa meningkat, pihaknya sangat mengapresiasi semangat dari Pemdes dan warganya.

“Harapan saya mudah-mudahan keinginan masyarakat Kedungbunder dan Pemerintah Desa bisa terwujud wisata hutan bambu ini untuk mengembangkan perekonomian masyarakat sekitar,” pungkasnya. (Vicky)

Comment